Bambu, Penjaga Alami Ekosistem Sungai di Bawah Jembatan Sirnoboyo Pacitan

 Bambu, Penjaga Alami Ekosistem Sungai di Bawah Jembatan Sirnoboyo Pacitan, Sabtu (24/1/26)

PACITAN TERKINI - Bambu menjadi salah satu alternatif alami yang efektif dalam upaya pemulihan ekosistem sungai, sebagaimana terlihat di kawasan bawah Jembatan Sirnoboyo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Tanaman bambu memiliki sistem perakaran serabut yang rapat dan kuat, sehingga mampu menahan erosi bantaran sungai serta mengurangi risiko longsor saat debit air meningkat.

Selain berfungsi sebagai penyangga alami tepi sungai, bambu juga berperan dalam menjaga kualitas lingkungan. Rumpun bambu membantu menyaring limpasan air hujan, menahan sedimen, serta menciptakan mikrohabitat bagi berbagai organisme sungai. Daun bambu yang gugur turut menyumbang bahan organik yang memperkaya ekosistem perairan.

Hendriyanto Sabtu (24/1/26), menjelaskan bahwa di bawah Jembatan Sirnoboyo, keberadaan bambu tidak hanya memberi manfaat ekologis, tetapi juga menghadirkan nilai estetika dan kesejukan lingkungan. 

"Vegetasi bambu ini menjadi contoh pemanfaatan kearifan lokal berbasis alam (nature-based solution) yang relatif murah, mudah dirawat, dan berkelanjutan dalam mendukung upaya konservasi sungai serta ketahanan lingkungan di wilayah Pacitan," tutupnya. (Red)

Lebih baru Lebih lama