Menata Pikir, Merajut Takdir: Filosofi Luhur di Balik Tradisi "Takiran" Khas Pacitan
Takir Tempat Nasi dari Daun Pisang PACITAN TERKINI - Bagi masyarakat Pacitan, tradisi bukanlah sekadar warisan budaya mas…
Takir Tempat Nasi dari Daun Pisang PACITAN TERKINI - Bagi masyarakat Pacitan, tradisi bukanlah sekadar warisan budaya mas…
Dr. Agoes Hendriyanto, M.Pd. Oleh: Dr. Agoes Hendriyanto, M.Pd. (*) (*) Akademisi, penggiat wisata dan budaya Ada ungkapa…
Rumah Sigar Benguk: Jejak Pengetahuan Tradisional dan Filosofi Kehidupan Masyarakat Pacitan PACITAN TERKINI – Pengetahuan tr…
SDN 1 Watupatok, Pusat Pelestarian Seni Budaya Pacitan PACITAN TERKINI - Sekolah Pelestari Budaya yang Menghidupkan Karawi…
PACITAN TERKINI - Komitmen perguruan tinggi dalam mengembangkan literasi dan kebudayaan di Kabupaten Pacitan mendapat apre…
Gejik Piama, Ketika Linggis Rakyat Menantang Samurai Jepang di Pacitan PACITAN TERKINI – Sebuah linggis mungkin terlihat …
Dinas Perpustakaan Pacitan Gelar Bimtek Kepenulisan Berbasis Budaya Lokal 2026 PACITAN TERKINI - Kepala Dinas Perpustakaan d…
Gelar Budaya dan Karya Anak Bangsa: “Merajut Pelangi Budaya Nusantara” dalam Reuni Akbar FIB UNS 2026. KAFIB UNS, SURAKARTA …
Ramadhan Sebagai Wacana Sosial dalam Manuskrip Kuno SURAKARTA, 6 Maret 2026 – Ramadhan tidak hanya dipahami sebagai praktik…
Menelusuri Sewulan, Tanah Perdikan Ulama dan Jalur Spiritualitas Mataram Timur MADIUN – Di wilayah selatan Madiun terda…
PACITAN TERKINI - Kebudayaan di Jawa sangatlah beragam. Di setiap wilayah Jawa terdapat berbagai bentuk budaya yang memilik…
PACITAN TERKINI - Pada abad ke-16 hingga ke-17 Masehi, wilayah Arjowinangun mengalami perkembangan pesat. Kota tertua ini…
PACITAN TERKINI - Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2025, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Pa…
Our website uses cookies to improve your experience. Learn more
Oke