| SE2026 Dimulai, BPS Pacitan Kerahkan 1.060 Petugas Sensus Ekonomi |
Apel siaga dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan, Heru Wiwoho, yang hadir mewakili Bupati Pacitan. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, serta ratusan petugas sensus yang akan diterjunkan ke lapangan.
Dalam sambutan Bupati Pacitan yang dibacakan Sekda, Heru Wiwoho menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan instrumen strategis negara untuk memperoleh gambaran utuh mengenai aktivitas perekonomian masyarakat. Data yang diperoleh nantinya akan menjadi dasar dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
“Mari kita kawal bersama langkah besar ini, dukung penuh seluruh proses Sensus Ekonomi 2026 dari awal hingga akhir,” ujar Heru.
Pelaksanaan SE2026 dijadwalkan berlangsung serentak mulai 15 Juli hingga 30 Agustus 2026. Pendataan mencakup seluruh kegiatan usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah, hingga perusahaan besar. Selain itu, sensus kali ini juga memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan sektor ekonomi digital dan ekonomi kreatif yang terus tumbuh dalam beberapa tahun terakhir.
Kepala BPS Pacitan, Kiki Ferdiana, menjelaskan bahwa hasil sensus akan menjadi sumber data penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan penguatan UMKM, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, serta pengembangan ekonomi daerah.
“Data yang dihasilkan menjadi dasar penting bagi penyusunan kebijakan pembangunan, penguatan UMKM, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, serta pengembangan ekonomi daerah yang lebih tepat sasaran,” jelasnya.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan SE2026, BPS Kabupaten Pacitan akan menerjunkan sebanyak 1.060 petugas lapangan yang akan melakukan pendataan di seluruh wilayah Kabupaten Pacitan. Melalui sensus ini diharapkan tersedia data ekonomi yang akurat, mutakhir, dan komprehensif sebagai fondasi perencanaan pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.