| RG Sejarah Kebudayaan UNS Latih Warga Gunungkidul Membuat Jumputan Berbasis Budaya Lokal, Kamis (11/6/26). |
Kegiatan ini merupakan wujud implementasi Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang menegaskan peran akademisi dalam mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Pelatihan tersebut bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, khususnya kaum perempuan, agar memiliki keterampilan kreatif yang dapat mendukung pembangunan desa berkelanjutan sekaligus memperkuat pelestarian budaya lokal. Peserta kegiatan terdiri atas pengurus Sanggar Seni Tresna Budaya dan para wali murid yang antusias mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.
| RG Sejarah Kebudayaan UNS Latih Warga Gunungkidul Membuat Jumputan Berbasis Budaya Lokal |
Hadir sebagai narasumber, Dr. Dyah Yuni Kurniawati, S.Sn., M.Sn., dosen Program Studi Seni Rupa Murni Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) UNS. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai aspek mengenai kain jumputan, mulai dari pengertian, ragam motif, teknik pembuatan, hasil-hasil kreativitas yang dapat dikembangkan, hingga peluang ekonomi yang dapat dihasilkan dari produk tersebut.
Setelah sesi teori, para peserta diajak untuk mempraktikkan secara langsung proses pembuatan jumputan dengan berbagai metode. Suasana pelatihan berlangsung hidup dan penuh semangat.
Meskipun sebagian besar peserta baru pertama kali mengenal teknik ini, mereka tampak antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari proses pengikatan kain, pewarnaan, hingga pembukaan ikatan yang menghasilkan motif-motif unik dan menarik.
![]() |
| Praktik Pembuatan Jumputan oleh Ibu-ibu Wali Murid Sanggar Tresna Budaya, Kamis (11/6/26). |
| RG Sejarah Kebudayaan UNS Latih Warga Gunungkidul Membuat Jumputan Berbasis Budaya Lokal |
Selain meningkatkan kreativitas, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat kemandirian ekonomi masyarakat serta memperkuat peran perempuan dalam pembangunan desa yang berkelanjutan.
Penulis: RG Sejarah Kebudayaan FIB UNS
