Kemensos RI Bantu Koleksi Buku Khusus Penyandang Tuna Netra di Perpustakaan Pacitan

Kemensos RI Bantu Koleksi Buku Khusus Penyandang Tuna Netra di Perpustakaan Pacitan

 

PACITAN TERKINI – Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) kembali memberikan bantuan koleksi buku khusus bagi penyandang disabilitas netra kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses literasi dan pengetahuan bagi masyarakat berkebutuhan khusus.

Koleksi buku yang diterima pada Selasa (3/11/2026) tersebut terdiri atas buku Ilmu Tajwid sebanyak 1 eksemplar, Penyakit Tidak Menular 1 eksemplar, Ternak Domba 1 eksemplar, Terapi Pijat Tangan sebanyak 2 eksemplar (1 set), serta Teori dan Praktik Pijat Akupunktur sebanyak 3 eksemplar (1 set).

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan, Amat Taufan, atas nama Bupati Pacitan, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI atas bantuan koleksi buku tersebut. Bantuan ini merupakan pemberian untuk kesekian kalinya kepada Pemerintah Kabupaten Pacitan.

Menurut Amat Taufan, koleksi buku tersebut sangat bermanfaat untuk menambah bahan bacaan khusus bagi penyandang disabilitas netra yang selama ini tersedia di Perpustakaan Kabupaten Pacitan, meskipun jumlahnya masih relatif terbatas.

"Kami berharap koleksi buku yang telah tersedia ini dapat menambah ilmu pengetahuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Pacitan, khususnya penyandang disabilitas netra. Mereka juga memiliki hak yang sama untuk memperoleh informasi, mengembangkan pengetahuan, dan meningkatkan kualitas kehidupan melalui literasi," ungkapnya.

Ia berharap dukungan dari Kementerian Sosial RI dapat terus memperkuat layanan perpustakaan yang inklusif, sehingga masyarakat tanpa terkecuali memiliki kesempatan untuk mengakses sumber pengetahuan.

Melalui penambahan koleksi tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan berkomitmen menghadirkan perpustakaan sebagai ruang belajar yang terbuka, ramah, dan memberikan kesempatan setara bagi seluruh lapisan masyarakat.

Perpustakaan bukan sekadar tempat menyimpan dan meminjam buku, melainkan juga sarana membangun pengetahuan, meningkatkan harkat dan martabat manusia, serta mendorong terwujudnya masyarakat Pacitan yang semakin sejahtera dan bahagia.

Lebih baru Lebih lama