PACITAN TERKINI - Sebanyak 44 anggota Pramuka Penegak dari Gugus Depan 01.12.069–01.12.070 Pangkalan SMK Ma’arif Sudimoro berhasil menuntaskan kegiatan Jelajah Alam yang menjadi puncak sekaligus rangkaian akhir Tes Syarat Kecakapan Umum (SKU) Pramuka Penegak Bantara. Kegiatan ini menempuh jalur sejauh 3 kilometer, dimulai dari lapangan sekolah dan berakhir di Lapangan Tutupan Dusun Kepek, dengan medan yang bervariasi serta cuaca terik yang menguji fisik dan mental peserta.
Kegiatan Jelajah Alam dilaksanakan selama satu hari penuh, Senin (22/12/2025), mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Selain menjadi tantangan fisik, kegiatan ini dirancang sebagai sarana pembentukan karakter dan kepemimpinan calon Penegak Bantara.
Dewan Pembina, Kak Nur Salim, menjelaskan bahwa Jelajah Alam merupakan simulasi penting dalam proses pendidikan kepramukaan. “Kegiatan ini sangat efektif untuk membentuk karakter kepemimpinan, melatih kekompakan tim, kedisiplinan, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi Gerakan Pramuka,” ujarnya.
Sebanyak 44 peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan siswa kelas X yang telah lolos seleksi awal. Mereka dibagi ke dalam tujuh regu, masing-masing dipimpin oleh ketua regu yang disepakati bersama. Sepanjang perjalanan, peserta diwajibkan menyelesaikan enam pos uji, meliputi pos agama, kepramukaan, pertolongan pertama gawat darurat (PPGD), praktik sandi dan kompas, kewirausahaan, serta pos penyegaran.
Ketua Dewan Ambalan, Kak Riski, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi tahap krusial sebelum pelantikan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap calon Penegak Bantara tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki mental kepemimpinan, ketangguhan fisik, dan kemampuan bekerja sama dalam kondisi alam terbuka,” katanya.
Penilaian dilakukan berdasarkan ketepatan menjawab materi uji, kekompakan regu, serta pengalaman dan sikap peserta selama kegiatan. Setiap peserta yang berhasil menyelesaikan uji dengan baik memperoleh tanda tangan pembina sebagai bukti kelulusan SKU.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan upacara pelantikan yang berlangsung khidmat pada malam hari di Lapangan Tutupan Dusun Kepek, disaksikan oleh para pembina dan senior Dewan Ambalan. Dengan keberhasilan menyelesaikan Jelajah Alam dan lulus SKU, ke-44 peserta tersebut resmi dilantik dan dikukuhkan sebagai Pramuka Penegak Bantara.
Diharapkan, pelantikan ini menjadi langkah awal bagi para Penegak Bantara untuk mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi pelopor perubahan positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Penulis: Imam Daroini - PBSI STKIP PGRI Pacitan