| TNI AL Gelar Pelatihan dan Simulasi Penanggulangan Bencana Pesisir di Pacitan |
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Komandan Pusat Teritorial Angkatan Laut (Wadan Pusteral) Mabesal, Kolonel Laut (P) Rully Riono, serta dihadiri oleh Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur TNI-Polri, BPBD, Basarnas, relawan kebencanaan, perangkat daerah, dan masyarakat pesisir.
Pelatihan dan simulasi ini bertujuan membangun kesiapsiagaan operasional yang menyeluruh, memperkuat koordinasi lintas instansi, serta meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di kawasan pesisir.
Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan insting tanggap bencana yang kuat sehingga mampu bertindak cepat dan tepat saat menghadapi situasi darurat.
Dalam pelaksanaannya, latihan simulasi mengedepankan prinsip gotong royong, kolaborasi, dan sinergi multisektor dengan melibatkan personel gabungan dari berbagai unsur. Peserta terdiri atas prajurit TNI AL, personel Kodim dan Polres Pacitan, BPBD, Basarnas, forum relawan kebencanaan, serta masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir dan berada dalam zona rawan bencana.
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, Kabupaten Pacitan sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia memiliki tingkat kerawanan terhadap berbagai bencana alam, seperti tsunami, gelombang tinggi, abrasi pantai, hingga cuaca ekstrem.
Melalui pelatihan dan simulasi ini, diharapkan terbangun kesiapan yang lebih baik antara pemerintah, aparat, relawan, dan masyarakat sehingga penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan efektif.
Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam memperkuat budaya sadar bencana sekaligus meningkatkan ketangguhan masyarakat pesisir dalam menghadapi berbagai ancaman kebencanaan di masa mendatang.