Krupuk Ndeso: Keringat dan Cinta dari Usaha Kecil Desa Gedompol, Donorojo, Pacitan

Krupuk Ndeso: Keringat dan Cinta dari Usaha Kecil Desa Gedompol, Donorojo, Pacitan

PACITAN TERKINI, DONOROJO - Di sudut desa Gedompol, terdapat seorang ibu rumah tangga bernama Ibu Sugiyarti(54) yang mempunyai usaha kecil jual beli Krupuk Ndeso. Usahanya berjalan sudah cukup lama sekitar 5 tahunan. Dari usaha tersebut cukup untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari hari.

Kualitas Krupuk Ndeso buatannya dikenal renyah dan lezat oleh warga sekitar, pemasaran Krupuk Ndeso Bu Sugiyarti hingga kini masih sangat terbatas. Produk Krupuk Ndeso buatannya belum sampai ke pasar-pasar atau minimarket terdekat.

Saat di temui di rumahnya saat minggu malam (3/9), Bu Sugiyarti mengungkapkan kalau ada keterbatasan modal, alat produksi yang masih sederhana, serta belum bisa mempromosikannya secara online menjadi penyebab belum bisa berkembang secara luas.

"Sementara ini pembelinya baru tetangga kanan-kiri dan warga desa saja. Terkadang ada pesanan banyak dari tetangga untuk oleh-oleh saudara jauh yang datang berkunjung." Ujar Bu Sugiyarti.

Proses produksi Bu Sugiyarti di bantu oleh anak dan suaminya. Mulai dari meracik adonan, mengkukus, dan memotong adonan dilakukan oleh Bu Sugiyarti, saat mulai menata, menjemur adonan, hingga mengemasnya Bu Sugiyarti dibantu anak dan suaminya. Ia mampu memproduksi sekitar 3 kilogram Kerupuk Ndeso setiap harinya.

Warga mengakui kualitas Krupuk Ndeso buatan Bu Sugiyarti yang renyah dan gurih. Namun, tanpa adanya bantuan akses pemasaran dan tambahan modal kerja, membuat potensi usaha kecil ini akan sulit untuk berkembang menjadi usaha yang lebih besar.

Penulis: Devi Rindang Wulan - PBSI STKIP PGRI Pacitan
Lebih baru Lebih lama