![]() |
| Modal Rp200 Ribu, Omben Geden Pacitan Tumbuh Berkat Konsistensi |
Selama tiga bulan pertama, Elvazira
menjalankan sistem pre-order dengan harga produk mulai Rp5.000 hingga Rp10.000.
Setelah modal mulai terkumpul, ia memberanikan diri membuka lapak dan
mengembangkan pemasaran melalui Instagram dan TikTok. “Bisa dibilang Omben
Geden ini bisa berkembang sampai saat ini karena konsisten dalam berjualan di
outlet di pinggir jalan juga dan pakai pemasaran di IG sama TikTok,” ujar
Elvazira, Sabtu (3/10/2026).
Dalam prosesnya, Elvazira menghadapi
tantangan dalam memahami pemasaran dan menentukan target konsumen. Ia kemudian
menyadari bahwa target pasar Omben Geden berada pada kalangan remaja hingga
dewasa sehingga harga disesuaikan dengan kondisi pasar di Pacitan. Pengalaman
tersebut membuatnya memahami bahwa membangun usaha membutuhkan proses belajar
dan keberanian untuk mencoba.
Elvazira pun membagikan pesan bagi
masyarakat, khususnya anak muda yang ingin memulai usaha. Menurutnya, seseorang
tidak perlu terlalu takut memulai usaha hanya karena keterbatasan modal.
“Buat teman-teman yang ingin memulai usaha, enggak usah terlalu fokus ke modal.
Karena untuk awal-awal mungkin yang dibutuhkan cuma keberanian dan konsisten,” tuturnya.
Menurut Elvazira, modal dalam berwirausaha
tidak hanya berupa uang, tetapi juga niat dan kemauan untuk terus belajar. “Modal
itu enggak cuma uang, ada modal niat, ada modal banyak lah selain uang,”
katanya. Ia menekankan pentingnya konsistensi dan belajar dari pengalaman
sebagai bekal untuk mengembangkan usaha. “Jadi jangan fokus ke modal uang,
tapi fokus ke niat kita untuk bisa konsisten dan terus belajar dari pengalaman
waktu memulai usaha,” pungkasnya.
Penulis : Britany Silvania Sindi
Ramadhani-PBSI STKIP PGRI Pacitan
