Modal Rp200 Ribu, Omben Geden Pacitan Tumbuh Berkat Konsistensi

Modal Rp200 Ribu, Omben Geden Pacitan Tumbuh Berkat Konsistensi

 

PACITAN TERKINI - Berawal dari modal Rp200.000, Elvazira merintis usaha es pisang ijo bernama Omben Geden Pacitan pada Juli 2022. Saat itu, Elvazira masih menjadi mahasiswa tingkat akhir. Usahanya dimulai dengan sistem pre-order dan delivery sebelum akhirnya berkembang menjadi lapak di Jl. Jend. A. Yani No.104c,  Sidoharjo, Pacitan.

Selama tiga bulan pertama, Elvazira menjalankan sistem pre-order dengan harga produk mulai Rp5.000 hingga Rp10.000. Setelah modal mulai terkumpul, ia memberanikan diri membuka lapak dan mengembangkan pemasaran melalui Instagram dan TikTok. “Bisa dibilang Omben Geden ini bisa berkembang sampai saat ini karena konsisten dalam berjualan di outlet di pinggir jalan juga dan pakai pemasaran di IG sama TikTok,” ujar Elvazira, Sabtu (3/10/2026).

Dalam prosesnya, Elvazira menghadapi tantangan dalam memahami pemasaran dan menentukan target konsumen. Ia kemudian menyadari bahwa target pasar Omben Geden berada pada kalangan remaja hingga dewasa sehingga harga disesuaikan dengan kondisi pasar di Pacitan. Pengalaman tersebut membuatnya memahami bahwa membangun usaha membutuhkan proses belajar dan keberanian untuk mencoba.

Elvazira pun membagikan pesan bagi masyarakat, khususnya anak muda yang ingin memulai usaha. Menurutnya, seseorang tidak perlu terlalu takut memulai usaha hanya karena keterbatasan modal. “Buat teman-teman yang ingin memulai usaha, enggak usah terlalu fokus ke modal. Karena untuk awal-awal mungkin yang dibutuhkan cuma keberanian dan konsisten,” tuturnya.

Menurut Elvazira, modal dalam berwirausaha tidak hanya berupa uang, tetapi juga niat dan kemauan untuk terus belajar. “Modal itu enggak cuma uang, ada modal niat, ada modal banyak lah selain uang,” katanya. Ia menekankan pentingnya konsistensi dan belajar dari pengalaman sebagai bekal untuk mengembangkan usaha. “Jadi jangan fokus ke modal uang, tapi fokus ke niat kita untuk bisa konsisten dan terus belajar dari pengalaman waktu memulai usaha,” pungkasnya.

Penulis : Britany Silvania Sindi Ramadhani-PBSI STKIP PGRI Pacitan


Lebih baru Lebih lama