PRABANGKARANEWS.NET || BOGOR - Rabu 13 Januari 2021 Danrem 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi, S.I.P. M.M memantau langsung kegiatan patroli gabungan pelaksanaan PPKM DI Kecamatan Megamendung.
Pukul 09.00 WIB Danramil 2124/Cisarua Mayor Inf Aris NL memimpin kegiatan Apel Muspika Kecamatan Megamendung, dalam rangka patroli gabungan PPKN yang bertempat di halaman Polsek Megamendung, Desa Sukakarya, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Komandan Kodim 0621/Kabupaten Bogor Letkol INF Sukur Haryanto, Kapolres Bogor AKBP Harun Six, Kapolsek Megamendung AKP Susilo Tri Wibowo, Camat Megamendung Bapak Endi, Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Puskesmas, Kades Sukagalih, 1 tim APD serta Satpol PP Kabupaten Bogor.
Usai melaksanakan apel gabungan tersebut kemudian rombongan muspika menuju pos bekas Markas Syariah Eks FPI yang berada di Megamendung, di sana mereka bertemu dengan Ustad Asep.
Dalam penyampaiannya Pak Camat menjelaskan kepada Ustaz Asep bahwa kedatangan rombongan Muspika adalah untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan terkait penerapan PPKM dalam mencegah penyebaran covid-19. Apabila ada masyarakat yang datang dari luar wilayah Megamendung harus bisa menunjukkan hasil rapid test atau swab test. Berdasarkan informasi ada 17 orang yang berasal dari Kabupaten Tasikmalaya untuk belajar di MS ternyata sudah kembali ke kampung halamannya
Selain Camat Megamendung, Danramil pun berkesempatan menyampaikan keterangannya bahwa kehadiran mereka adalah untuk bersilaturahmi dengan para pengurus Eks Markas Syariah dan juga untuk menghimbau agar siapapun yang berada di eks- markas tersebut harus menerapkan, menegakkan disiplin protokol kesehatan.
Usai Camat beserta Danramil menyampaikan penjelasannya kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan rapid test, untuk para pengurus markas dan pendatang dari luar wilayah Megamendung maka diwajibkan melaksanakan rapid test. Terkait warga luar yang datang ke eks- markas diharapkan dari pihakpengurus markas sendiri harus lebih selektif terhadap pendatang dari luar.
Pelaksanaan Rapid Antigent di bekas Markas Syariah tersebut dipimpin oleh Dokter Ramli, Bidan Ika dan Rekal dari farmasi. Usai pelaksanaan rapid antigent atau di pos Eks Markaz Syariah FPI selesai dilaksanakan, tim kesehatan kembali ke Polsek Megamendung.
Sedangkan Danrem 061/SK yang ikut memantau langsung kegiatan tersebut menyampaikan bahwa terhitung mulai tanggal 11 Januari pada hari Senin kemarin sampei dengan tgl 25 Januari telah dimulai atau diberlakukan PPKM ( pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat), Kami menghimbau kepada masyarakat yang datang ke eks markas syariah harus mentaati peraturan pemerintah, peraturan tersebut harus benar-benar di patuhi bersama, dan apabila ada yang melanggar akan dikenakan sanksi ataupun berupa denda
"Saya minta apabila ada orang dari luar Bogor yang datang harus lebih selektif untuk sementara waktu. Mengingat saat ini situasi kondisi terkait virus covid-19 masih belum aman," ungkap Danrem.
Kemudian Danrem menambahkan, agar semua harus menegakkan disiplin protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M, jangan lalai, jangan ceroboh dan jangan menyepelekan aturan yang telah ditetapkan. Karena semua yang telah ditetapkan oleh pemerintah Tentunya untuk kebaikan bersama.
Sumber : Penrem 061/SK
