| Peringatan Hari Jadi ke-281 Pacitan Berlangsung Khidmat, Bupati Dorong Pendidikan Akhlak Anak |
Dalam suasana yang kental dengan nuansa budaya Jawa, Bupati yang akrab disapa Mas Aji secara resmi mengenalkan program integrasi pendidikan bertajuk “Sekolah Sak Ngajine”. Program ini diharapkan menjadi benteng pembentukan akhlak dan tata krama anak-anak Pacitan agar tidak mudah tergerus pengaruh budaya luar serta dinamika kemajuan zaman.
Peringatan Hari Jadi tahun ini berlangsung sederhana namun penuh kekhidmatan, seiring bertepatan dengan awal bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kesederhanaan tampak dari rangkaian acara yang hanya menampilkan satu suguhan tari, dengan prosesi yang berakhir sekitar pukul 10.15 WIB.
Dalam sambutannya, Mas Aji menekankan bahwa pembangunan daerah tidak semata berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi harus berjalan seiring dengan pembangunan karakter generasi penerus.
“Program integrasi pendidikan Sekolah Sak Ngajine tujuanipun dados benteng kanggé putra-putri Pacitan supados akhlak lan tata kramanipun mboten luntur dening budaya njawi lan kemajuan jaman,” tutur Mas Aji.
Peringatan Hari Jadi ke-281 Kabupaten Pacitan tahun ini mengusung tema “Pacitan Bin Raja Ing Kamulyan”, yang bermakna harapan agar masyarakat Pacitan senantiasa hidup tenteram dan sentosa, baik lahir maupun batin. Rangkaian acara puncak berlangsung khidmat dengan kirab Bupati beserta istri melintasi karpet merah, diiringi alunan gamelan Jawa serta penampilan tari Bedhayan dan tarian kolosal bernuansa tradisi Jawa.
| Dr. Agoes bersama Kepala Song Terus Pacitan Haris Rahmanendra |
Momentum peringatan ini juga dimaknai sebagai refleksi spiritual. Bupati Aji mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Ramadan sebagai sarana memperkuat keimanan, persaudaraan, dan kebersamaan.
“Bersamaan dengan datangnya bulan suci Ramadan, pemerintah daerah mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa. Mugi saget kita jalani kanthi kebak berkah,” imbuhnya.
Seluruh tamu undangan yang hadir—mulai dari Wakil Bupati, mantan kepala daerah, Ketua DPRD, jajaran Kepala Perangkat Daerah, mitra kerja, perguruan tinggi, tokoh masyarakat, hingga para budayawan—tampak kompak mengenakan busana adat Jawa. Para pria mengenakan beskap hitam lengkap, sementara para perempuan tampil anggun dengan kebaya hitam dan jarik cokelat.
Di penghujung acara, Mas Aji menutup sambutannya dengan melantunkan sebuah tembang Jawa, menciptakan suasana syahdu sebagai ungkapan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan Hari Jadi ke-281 Kabupaten Pacitan dengan penuh makna dan kebersahajaan.