Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pacitan Gelar Tradisi Megengan Sambut Ramadhan 2026

 

PACITAN TERKINI - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan menyelenggarakan tradisi Megengan menjelang Bulan Suci Ramadhan 2026, Jumat (6/2/2026). Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk pelestarian adat dan adab budaya Pacitanian yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan, Amat Taufan, menjelaskan kepada jurnalis bahwa Megengan merupakan tradisi masyarakat Pacitan yang dilaksanakan setiap kali akan memasuki bulan suci Ramadhan.

“Megengan adalah adat dan adab bumi Pacitanian sebagai bentuk persiapan lahir dan batin dalam menyambut bulan suci Ramadhan,” ujar Amat Taufan.

Acara Megengan diikuti oleh Kepala Dinas beserta seluruh unsur pimpinan dan staf Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan. Kegiatan diawali dengan doa dan tahlilan untuk mendoakan para leluhur masing-masing, para leluhur Pacitan, serta penerus Kanjeng Nabi Muhammad Rasulullah SAW, bumi dan langit beserta seluruh isinya.

Tradisi Megengan tersebut dilengkapi dengan sajian khas berupa nasi berbungkus daun pisang (sedan hijau) yang di dalamnya berisi berbagai macam sayur dan lauk pauk, termasuk srundeng. Selain itu, turut disertakan pisang raja setangkep dan pisang Ambon yang memiliki makna filosofi mendalam.

Sajian tersebut melambangkan doa dan permohonan kepada Gusti Allah SWT agar senantiasa melimpahkan berkah kepada seluruh umat, mengampuni dosa para leluhur, melapangkan kubur dan menerangi jalan mereka, serta memberikan keselamatan, rahayu, dan perlindungan dari segala marabahaya bagi bumi dan langit beserta isinya atas ridho dan keridhoan Gusti Allah SWT.

Melalui kegiatan Megengan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan berharap nilai-nilai spiritual, budaya, dan kearifan lokal Pacitan tetap lestari dan menjadi penguat kebersamaan dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Lebih baru Lebih lama