Jalan Alternatif Pacitan–Solo Diaspal, Warga Sambut Antusias

 

PACITAN TERKINI  — Pemerintah mulai melakukan pengaspalan pada jalur alternatif Pacitan–Solo yang melintasi wilayah Sedeng. Perbaikan ini disambut antusias oleh warga dan pengguna jalan, mengingat jalur tersebut selama ini dikenal memiliki tanjakan ekstrem, tikungan tajam, serta kontur jalan yang naik turun.

Sebelum dilakukan perbaikan, kondisi jalan terbilang sempit dan dipenuhi lubang di sejumlah titik, sehingga rawan menimbulkan kecelakaan, terutama bagi kendaraan roda dua dan kendaraan besar.

Menurut Parjoyo, salah satu warga setempat, pengaspalan dan pelebaran jalan dilakukan karena banyaknya kerusakan di sepanjang jalur tersebut. Selain itu, perbaikan ini juga bertepatan dengan meningkatnya volume kendaraan menjelang libur Tahun Baru, di mana banyak kendaraan dari luar kota melintas melalui jalur alternatif ini.

“Banyak lubang yang bisa membahayakan pengendara. Apalagi sebentar lagi libur Tahun Baru, kendaraan pasti ramai. Dengan diaspal kembali, pengendara bisa lebih aman dan nyaman,” ujar Parjoyo, Kamis (11/12/2025).

Proses perbaikan jalan telah berlangsung sekitar satu bulan. Ruas jalan yang diperbaiki dimulai dari Gapura Selamat Datang Kota Pacitan di Sedeng hingga pertigaan Pringkuku.

Tahapan pengerjaan meliputi persiapan dan pemetaan lahan, pembentukan badan jalan, hingga pengaturan arus lalu lintas. Selama proses pengaspalan, kendaraan hanya dapat melintas melalui satu jalur yang telah ditentukan.

Dengan adanya perbaikan dan pelebaran jalan ini, para pengguna jalur alternatif Pacitan–Solo berharap perjalanan menjadi lebih aman dan nyaman dibandingkan sebelumnya. Warga juga berharap kualitas aspal yang digunakan dapat bertahan lama dan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dalam jangka panjang.

Penulis: Dyah Ayu Lupita-PBSI STKI PGRI Pacitan




Lebih baru Lebih lama