 |
| Refleksi Hari Jadi ke-281, Pacitan Hormati Jasa Para Pendiri Daerah |
PACITAN TERKINI - Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-281 Kabupaten Pacitan, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji memimpin kegiatan ziarah ke makam para tokoh pendiri Pacitan sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian para leluhur. Ziarah ini menjadi momentum refleksi sejarah atas perjalanan panjang berdirinya kabupaten di ujung selatan Jawa Timur tersebut.
Meski diiringi rintik hujan, kegiatan ziarah tetap berlangsung khidmat dan dilaksanakan secara serentak di tiga lokasi berbeda. Bupati Pacitan memimpin rombongan ziarah ke makam Kanjeng Jimat yang berada di pemakaman Giri Sampurno, Desa Tanjungsari. Dalam rombongan tersebut turut hadir Kapolres Pacitan, Sekda Pacitan, Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Usai dari lokasi tersebut, Bupati juga melaksanakan ziarah ke makam ulama besar KH Abdul Manan Dipomenggolo di Desa Semanten.
Sementara itu, Wakil Bupati Pacitan memimpin rombongan ziarah ke makam Notopuro di Desa Sukoharjo dan makam Ki Ageng Petung di Desa Kembang. Ziarah tersebut diikuti Komandan Kodim 0801 Pacitan, Komandan Lanud TNI AU, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah, serta tokoh masyarakat setempat.
Di lokasi berbeda, Ketua DPRD Pacitan memimpin kelompok ketiga yang melaksanakan ziarah ke makam Setroketipo di Desa Widoro. Turut serta dalam rombongan Kepala Kejaksaan Negeri Pacitan, Komandan Pangkalan TNI AL, Ketua Pengadilan Agama, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah, serta tokoh masyarakat.
Rangkaian ziarah diisi dengan pembacaan kalimat thayyibah, dzikir, dan tahlil, yang kemudian ditutup dengan doa bersama serta tabur bunga. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial peringatan hari jadi, tetapi juga sarana refleksi atas perjuangan dan kontribusi besar para pendahulu dalam meletakkan fondasi Kabupaten Pacitan hingga berkembang seperti saat ini.
Melalui ziarah cikal bakal Pacitan, diharapkan nilai-nilai keteladanan, semangat pengabdian, dan kecintaan terhadap daerah terus diwarisi oleh generasi penerus demi kemajuan Pacitan ke depan.