| Bupati Indrata Nur Bayuaji Berbuka Bersama Ratusan Santri “Naun” di Pondok Tremas |
Dalam suasana tersebut, Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, turut larut dalam doa bersama para santri. Ia didampingi oleh para masyayikh, di antaranya Lukman Harist Dimyati dan Muadz Harist Dimyati. Hadir pula Kapolres Pacitan Ayub Diponegoro Azhar, unsur TNI, staf ahli bupati, pimpinan perangkat daerah, serta Forkopimca Kecamatan Arjosari.
Kegiatan buka puasa bersama ini merupakan agenda rutin sebagai bentuk dukungan moral sekaligus upaya mempererat kebersamaan bagi para santri yang menjalani tradisi “naun”. Tradisi ini merujuk pada keputusan santri untuk tetap tinggal di pondok dalam jangka waktu panjang, bahkan hingga melewati masa libur Ramadan dan Idulfitri, demi memperdalam ilmu agama.
Tahun ini, tercatat sebanyak 586 santri mengikuti tradisi tersebut, terdiri dari 329 santri putra dan 257 santri putri. Mereka tetap melanjutkan kegiatan pembelajaran di pondok meskipun terdapat kesempatan untuk pulang.
Selain buka bersama, kegiatan juga diisi dengan mauidloh hasanah yang disampaikan oleh pengasuh pondok, Lukman Harist Dimyati. Pada kesempatan itu, Bupati Pacitan juga menyerahkan tali kasih berupa sarung kepada para santri sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap semangat mereka dalam menuntut ilmu.