| Dr. Ucik Fuadhiyah Alumni S3 Kajian Budaya FIB |
Ucik Fuadhiyah merupakan akademisi sekaligus sastrawan Jawa yang dikenal aktif dalam pengembangan sastra Jawa modern. Ia lahir di Kabupaten Semarang, 6 Januari 1984, sebagai anak kedua dari tiga bersaudara dari pasangan Bapak Samuji (Alm.) dan Ibu Hartini. Saat ini ia mengabdi sebagai dosen di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang (UNNES).
Riwayat pendidikannya ditempuh di Universitas Negeri Semarang (UNNES), di mana ia meraih gelar sarjana pada tahun 2006 dan melanjutkan studi Magister Pendidikan yang diselesaikan pada tahun 2014. Ia kemudian menempuh pendidikan doktoral pada Program Studi Kajian Budaya, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret (UNS) dan kini menjadi bagian dari alumni S3 Kajian Budaya FIB UNS.
Dalam aktivitas akademiknya, Ucik Fuadhiyah mengampu berbagai mata kuliah yang berkaitan dengan sastra dan budaya Jawa, antara lain Pengajaran Sastra, Budaya Jawa, Puisi Jawa, Prosa Jawa Modern, serta Menulis Kreatif. Selain mengajar, ia juga aktif melakukan penelitian, menulis artikel ilmiah, serta melaksanakan berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang bahasa, sastra, dan kebudayaan Jawa.
Di dunia sastra Jawa kontemporer, Ucik Fuadhiyah dikenal sebagai salah satu penulis perempuan yang produktif. Karya-karyanya meliputi esai, geguritan (puisi Jawa), cerkak (cerita cekak), serta naskah drama yang telah dipublikasikan di berbagai media massa seperti Majalah Jaya Baya, Panjebar Semangat, Djaka Lodang, Harian Suara Merdeka, Solopos, serta sejumlah media daring lainnya.
Kiprahnya di bidang sastra juga diakui melalui berbagai penghargaan. Pada September 2024, ia meraih Juara 1 Sayembara Penulisan Cerkak tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Sanggar Sastra Jawa Triwida Jawa Timur bekerja sama dengan Pusat Bahasa Jakarta. Sebelumnya, buku kumpulan geguritannya berjudul “Gendari Marang Drestarastra” (2020) masuk sebagai nomine Buku Antologi Puisi Jawa Terbaik dalam Anugerah Prasidatama 2021 yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah.
Prestasi lainnya diraih pada tahun 2022, ketika naskah drama karyanya berjudul “Sekat” masuk dalam tiga besar Manuskrip Naskah Drama Indonesia Terbaik Prasidatama dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah. Sejak tahun 2023 hingga sekarang, Ucik Fuadhiyah juga dipercaya sebagai Tim Pakar Revitalisasi Bahasa Daerah untuk materi Sastra Jawa yang ditunjuk oleh Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, bersama sejumlah sastrawan dan budayawan lainnya.
Selain berkarya di dunia akademik dan sastra, ia juga aktif memberikan pelatihan serta menjadi narasumber seminar dan workshop pembelajaran bahasa dan sastra Jawa bagi para guru bahasa Jawa di berbagai kabupaten dan provinsi.
Kehadiran Dr. Ucik Fuadhiyah dalam Gelar Budaya & Karya Anak Bangsa menjadi bagian penting dari rangkaian Reuni Akbar Keluarga Alumni Fakultas Ilmu Budaya UNS, sebuah momentum pertemuan lintas generasi alumni yang tidak hanya bernostalgia, tetapi juga menampilkan kontribusi nyata alumni dalam pengembangan ilmu, budaya, dan karya kreatif bangsa.
Melalui forum ini, para alumni diharapkan dapat kembali merajut jejaring intelektual dan kebudayaan, sekaligus menegaskan peran Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret sebagai ruang lahirnya gagasan, karya, dan kontribusi kebudayaan bagi Indonesia.
Semangat inilah yang melatarbelakangi penyelenggaraan Gelar Budaya dan Reuni Akbar Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, yang dahulu dikenal sebagai Fakultas Sastra (FS) dan Fakultas Sastra dan Seni Rupa (FSSR).
Mengusung tema “Merajut Pelangi Budaya Nusantara,” kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang temu kangen para alumni, tetapi juga ruang perjumpaan gagasan, warisan budaya, serta kolaborasi lintas generasi yang menyatukan akademisi, seniman, dan pemerhati kebudayaan.
Menurut rencana, acara akan dibuka dengan Orasi Kebudayaan oleh Prof. (Hon). Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc., Menteri Kebudayaan Republik Indonesia. Kehadiran tokoh nasional tersebut diharapkan memberikan perspektif kebudayaan yang lebih luas sekaligus menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dan alumni dalam menjaga keberlanjutan budaya Indonesia di tengah dinamika global.
Acara ini akan diselenggarakan pada Kamis, 26 Maret 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Auditorium UNS G.P.H. Haryo Mataram. Dalam rangkaian kegiatan tersebut akan ditampilkan berbagai karya dan pemikiran alumni, mulai dari orasi kebudayaan, diskusi sastra dan budaya, hingga pertunjukan seni yang merepresentasikan kekayaan budaya Nusantara.
Sebagai bentuk dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan ini, kontribusi alumni dapat diberikan mulai dari Rp100.000. Donasi dapat disalurkan melalui transfer atas nama Rianna Wati melalui Bank Mandiri 1380018034616 atau Bank BNI 0453172101.
Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun kembali jejaring alumni lintas generasi, sekaligus memperkuat kontribusi nyata para alumni Fakultas Ilmu Budaya UNS dalam merawat, mengembangkan, dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia.