Sensus Ekonomi 2026 Hadir di Cafe Literasi Perpustakaan Pacitan

Sensus Ekonomi 2026 Hadir di Cafe Literasi Perpustakaan Pacitan

 

PACITAN TERKINI – Kegiatan Sensus Ekonomi 2026 turut dilaksanakan di Cafe Literasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan, Kamis (24/9/2026). Petugas sensus dari Kantor Statistik Kabupaten Pacitan melakukan pendataan terhadap aktivitas dan kondisi ekonomi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Pacitan. Pendataan tersebut menjadi bagian dari upaya memperoleh data ekonomi yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan dan pembangunan daerah.

Salah satu hal yang menarik dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 adalah metode pendataan yang dilakukan secara door to door. Petugas mendatangi pelaku usaha atau responden secara langsung untuk memperoleh data yang diperlukan. Apabila responden tidak dapat ditemui di rumah, petugas dapat melakukan kunjungan ke tempat kerja atau kantor masing-masing. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan jangkauan pendataan sekaligus memperoleh informasi ekonomi yang lebih lengkap dan akurat.

Amat Taufan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan, mengapresiasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan menyatakan dukungannya terhadap kegiatan pendataan tersebut. Menurutnya, data ekonomi yang akurat sangat penting untuk mengetahui kondisi masyarakat sekaligus menjadi bahan dalam menentukan arah pembangunan. Ia berharap kegiatan sensus dapat berjalan lancar dan memberikan kontribusi terhadap terwujudnya masyarakat Pacitan yang semakin sejahtera dan bahagia.

Suasana pendataan berlangsung secara santai dan komunikatif melalui diskusi sambil menikmati kopi bersama di Cafe Literasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pacitan. Bagi Amat Taufan, pemanfaatan Cafe Literasi sebagai ruang bertemu, berdiskusi, dan berbagi informasi merupakan salah satu bentuk nyata penerapan konsep “Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial”. Perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca dan menyimpan koleksi, tetapi juga hadir sebagai ruang publik yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan. “Perpustakaan hadir demi harkat dan martabat bangsa,” menjadi semangat dalam mengembangkan ruang literasi yang terbuka bagi masyarakat.

Lebih baru Lebih lama