PACITAN TERKINI - Upaya membangun budaya literasi di kalangan pelajar terus mendapat perhatian serius di Kabupaten Pacitan. Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Perpustakaan Nasional Tahun 2026, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pacitan, Amat Taufan, menyerahkan Piagam Penghargaan kepada SMKN 1 Pringkuku sebagai sekolah berbasis literasi.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian peringatan HUT SMKN 1 Pringkuku yang digelar pada Minggu (17/05/26). Sekolah ini dinilai aktif mengembangkan gerakan literasi melalui berbagai inovasi kreatif, termasuk menerbitkan 15 judul buku karya kepala sekolah, guru, dan siswa.
Menurut Amat Taufan, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa budaya literasi dapat tumbuh kuat apabila didukung semangat kolaborasi di lingkungan sekolah.
“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi pemerintah kepada sekolah yang mampu menghidupkan gerakan literasi di tengah masyarakat. Semoga menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Pacitan,” ujarnya.
Ia menambahkan, literasi merupakan pondasi penting dalam membangun generasi yang kritis, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Karena itu, sekolah diharapkan tidak hanya menjadi tempat belajar formal, tetapi juga pusat tumbuhnya budaya membaca dan menulis.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Hadir dalam acara tersebut Kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Pacitan, kepala SMKN se-Kabupaten Pacitan, dewan guru, komite sekolah, Muspika Pringkuku, Kepala Desa Pringkuku, serta sejumlah organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Pacitan.
Momentum ini sekaligus menjadi penguat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui gerakan literasi yang berkelanjutan. Dengan lahirnya karya-karya buku dari lingkungan sekolah, SMKN 1 Pringkuku diharapkan mampu menjadi contoh sekolah inspiratif yang terus menumbuhkan budaya berkarya di kalangan generasi muda Pacitan.