| Tayub Ponorogo Mekar Budaya Memukau Karaton Surakarta, Dapat Apresiasi Pelestarian Tradisi |
Pementasan tersebut menjadi ruang bagi kesenian Tayub Ponorogo, khususnya Tayub Seblak Sampur, untuk memperkenalkan karakter dan kekhasannya di tengah panggung budaya Jawa.
Kehadiran rombongan Mekar Budaya mendapat sambutan dari Ketua Lembaga Dewan Adat Karaton Surakarta Hadiningrat, Dra. GKR. Koes Moertiyah Wandansari, M.Pd. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi terhadap penampilan kesenian Tayub Ponorogo.
Koes Moertiyah juga menyampaikan rencana untuk kembali mengundang Paguyuban Mekar Budaya dalam sejumlah agenda budaya, di antaranya kegiatan di Cilacap serta rangkaian Grebeg Maulid Karaton Surakarta Hadiningrat.
Apresiasi juga disampaikan Ketua Punjer Pakasa Karaton Surakarta Hadiningrat, KPH. Edy Wirabumi. Ia menilai Tayub Seblak Sampur yang ditampilkan rombongan dari Ponorogo memiliki karakter tersendiri.
“Tayub Seblak Sampur ini luar biasa. Ponorogo itu jogetnya priyayi alus,” kata KPH. Edy Wirabumi.
Pementasan tersebut sekaligus memperlihatkan keberagaman ekspresi seni tradisional Jawa. Tayub Ponorogo hadir dengan karakter gerak, iringan karawitan, serta gaya penyajian yang menjadi bagian dari identitas kesenian masyarakat Ponorogo.
Selain mendapat kesempatan tampil di lingkungan Karaton Surakarta Hadiningrat, Paguyuban Seni Karawitan dan Langen Tayub Mekar Budaya juga menerima penghargaan dari pihak Karaton Surakarta Hadiningrat.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas upaya paguyuban dalam menjaga dan melestarikan seni budaya tradisional.
Pementasan di Karaton Surakarta Hadiningrat menjadi momentum penting bagi pelaku seni daerah untuk memperluas ruang apresiasi sekaligus memperkenalkan kekayaan seni tradisi kepada masyarakat yang lebih luas. (Muh Nurcholis)